Synopsis

Buku ini memaparkan apa dan bagaimana gereja memahami diakonia. Titik berat, pendekatan, dan sudut pandang buku ini terutama adalah sejarah. Secara umum kajian tetang sejarah dan hakikat diakonia dibentangkan. Secara khusus, buku ini mengangkat diakonia terhadap kelompok buruh, migran dan pengungsi, penyandang disabilitas, dan LGBT.

back to top ^
Editorial Review

Diakonia (pelayanan kasih dan kemanusiaan), yang dikerjakan gereja atau komunitas Kristen, meneladani pelayanan Yesus Kristus Sang Diakonos Agung, sudah dimulai sejak Gereja Perdana, sebagaimana disaksikan di banyak tulisan dalam Alkitab Perjanjian Baru (PB). Bahkan diakonia Kristen berakar juga pada komunitas Israel sebagaimana dituturkan dalam Alkitab Perjanjian Lama (PL) dan pada komunitas lain di sekitar kehadiran gereja.

Oleh karena itu sejumlah tulisan tentang diakonia yang pernah diangkat dalam beberapa buku disinggung dalam buku ini. Namun, buku ini juga memaparkan sejumlah hal yang selama ini dikaji secara fragmentaris, dan dicobapadukan secara lebih komprehensif. Di dalam buku ini juga dikemu-kakan hasil-hasil kajian terkini tentang diakonia, termasuk pergeseran paradigma, yang antara lain memperlihatkan bahwa diakonia bukan sekadar aksi sosial berdasarkan belas kasihan kepada sesama, melainkan wawasan dan praksis menyangkut misi gereja di tengah realitas kemanusiaan yang konkret.

Buku ini tidak akan mengkaji semua kategori dan aspek diakonia. Setelah tinjauan umum tentang diakonia pada Bagian Pertama, yang terdiri dari tiga bab, yaitu hakikat, prinsip, dan tujuannya pada bab I, sejarahnya di sepanjang abad seluruh dunia pada bab II maupun secara khusus di Indonesia pada bab III, pada Bagian Kedua diberi perhatian khusus kepada diakonia bagi empat segmen atau kelompok khusus. Bab IV mengkaji diakonia kepada buruh; bab V diakonia kepada migran dan pengungsi; bab VI diakonia kepada kaum disabled (penyandang disabilitas); dan bab VII diakonia dan LGBT. Tentu yang termasuk ke dalam kategori berkeadaan dan berkebutuhan khusus bukan yang empat ini saja, masih banyak yang lain (petani, nelayan, anak jalanan, penderita HIV/AIDS, dsb.). Tetapi isi buku ini dibatasi pada keempat kelompok itu, baik karena alasan teknis (keterbatasan penulis) maupun alasan yang lebih mendasar, yaitu aktualitas dan urgensinya pada masa kini. Gereja dan lembaga Kristen yang dijadikan contoh juga terbatas, baik karena keterbatasan sumber maupun keterbatasan ruang di buku ini.

Titik berat, pendekatan, dan sudut pandang buku ini terutama adalah sejarah. Khusus me¬nyangkut pelayanan bagi mereka yang berkeadaan dan berkebutuhan khusus, pelayanan kristiani-gerejawi mesti juga memperhatikan aspek legal-yuridisnya. Oleh karena itu, pada bab IV-VII kajian historis tentang apa-apa yang sudah, belum, atau mesti dikerjakan bagi mereka dikaitkan juga dengan kajian legal-yuridis, termasuk sikap dan pandangan Kristen di Indonesia terhadap ketentuan perundang-undangan tentang hal-hal itu.

Walaupun pada prinsipnya gereja dan lembaga-lembaga kristiani sepakat bahwa diakonia harus mencakup semua umat manusia, ter­utama yang membutuhkan perhatian dan pertolongan khusus, namun tentang dan untuk kalangan tertentu, misalnya kalangan LGBT, masih terdapat beda pendapat dan pendekatan. Buku ini tidak akan menawarkan pegangan normatif atas hal itu karena masing-masing pihak, termasuk gereja, bebas merumuskan dan mengemukakan pen­dapat dan sikapnya. Di sini hanya akan dibentangkan masalah dan kebutuhan mereka, apa yang sudah dilakukan gereja dan lembaga Kristen tertentu bagi mereka, dan beberapa alternatif pelayanan kepada mereka.

Buku ini diharapkan sedikit-banyak mendorong gereja untuk lebih memberi perhatian, baik di dalam mendalami dan mengembangkan wawasan tentang hakikat dan tujuannya, maupun menjalankannya di dalam praksis dan aktivitas gereja sehari-hari, termasuk menyiapkan tenaga yang mumpuni dan dana yang seimbang dengan dana bagi koinonia dan marturia. Perkembangan dunia dengan segala tantangan dan kerumitannya mendorong gereja untuk tidak lagi menjalankan diako­nia secara tradisional-konvensional dan sekadar sebagai business as usual. Buku ini juga mencatat sejumlah kritik terhadap diakonia, dengan harapan agar kesalahan pada masa lalu tidak diulangi masa kini dan mendatang.




back to top ^
Details
Paperback: 340 pages
Publisher: BPK Gunung Mulia
Edition: 1
Language: Indonesia
ISBN-10: 978-602-231-399-1
ISBN-13: -
Product Dimensions: 21x14x1 cm
Shipping Weight: 380 gr
back to top ^
Table of Content

-

back to top ^
Customer Review
Average rating rating
back to top ^