Synopsis

Tim, seorang pendeta di gereja Beacon Hill, mendapat sepucuk surat dan telepon dari anggota jemaatnya yang mengatakan bahwa mereka akan meninggalkan gereja Beacon Hill. Awalnya Tim tidak ambil pusing. Namun
lama-kelamaan, hatinya digerakkan untuk mencari akar persoalan yang menyebabkan beberapa anggota jemaatnya pergi meninggalkan gereja itu.

back to top ^
Editorial Review

Tim,seorang pendeta di gereja Beacon Hill, mendapat sepucuk surat dan telepon dari anggota jemaatnya yang mengatakan bahwa mereka akan meninggalkan gereja Beacon Hill. Awalnya Tim tidak ambil pusing. Namun lama-kelamaan, hatinya digerakkan untuk mencari akar persoalan yang menyebabkan beberapa anggota jemaatnya pergi meninggalkan gereja itu.
Ia mendapat pencerahan lewat berbagai hal, misalnya saat ia melihat cucunya yang baru belajar berjalan mendekatinya dengan kaki yang belum terlalu kuat menanggung beban tubuhnya sendiri, tetapi dengan yakin cucunya menghampiri dengan tangan terjulur ke depan seolah berharap mendapati dan disambut oleh kakeknya.
Selain itu, pembicaraan dengan istrinya telah membukakan pikirannya. Pencarian pun dijalankan.
Tim menemui Hank sahabat lamanya untuk diajak bertukar pikiran. Menurut Hank, Tim harus menemui empat orang rekannya yang sudah lama putus hubungan komunikasi dengannya, termasuk satu orang yang mengejutkan, yaitu Gordy musuh lamanya. Mengajak Gordy bicara adalah yang tersulit bagi Tim. Namun perjalanan panjang tersebut telah mengungkap dan membereskan akar persoalan di gerejanya, yaitu kasih tanpa pamrih yang telah hilang! Ternyata selama ini Tim terlalu disibukkan dengan program-program gereja yang harus sukses, tidak sadar ia telah mengabaikan kasih tanpa pamrih terhadap Allah dan terhadap sesama.




back to top ^
Details
Paperback: 204 pages
Publisher: BPK Gunung Mulia
Edition: 1
Language: Indonesia
ISBN-10: 978-979-687-619-8
ISBN-13: -
Product Dimensions: 14x21x1 cm
Shipping Weight: 220 gr
back to top ^
Table of Content

-

back to top ^
Customer Review
Average rating rating
back to top ^