Synopsis

Buku Seri Selamat ke-27, yang berjudul Selamat Bercinta ini membahas tentang komitmen yang merupakan prasyarat dari sebuah ikatan, misalnya ikatan keluarga, ikatan kerja, atau ikatan percaya. Di dalam komitmen itulah kita belajar untuk mencintai dan dicintai. Walau diakui sebagai kebutuhan dasariah tiap orang, dalam pelaksanaannya kebutuhan untuk dicintai dan mencintai itu sering terabaikan. Pemahaman mencintai dan dicintai itu pun terkadang disalahartikan, bahkan diputarbalikkan. Buku ini mengajak kita merenungkan sejumlah aspek mencintai dan dicintai itu dalam kacamata iman.

“Allah Itu Agape, Allah Itu Eros” menjadi renungan pembuka untuk memahami makna cinta. Di samping itu ada sejumlah bab lain yang menggali kedalaman makna cinta (atau padanannya: kasih) dalam Alkitab. Ada pembahasan asal-usul istilah kasih setia (bab 5); ada pembahasan seputar pertanyaan “Apakah engkau mengasihi Aku” yang diajukan Yesus kepada Petrus; dan bagaimana menghayati drama tentang perempuan yang meminyaki Yesus. Semua itu makin memperkaya pemahaman kita tentang cinta.

Aspek lain juga diangkat dalam buku ini. Apa yang dimaksud dengan bercinta sama sekali tidak tepat diartikan sebagai hubungan seks. Cinta adalah menaruh kasih sayang. Cinta tidak identik dengan hubungan seks sebab dalam hubungan cinta yang menyatu bukan hanya dua tubuh, melainkan dua hati, dua pikiran, dua pribadi, yaitu dua manusia yang seutuhnya. Sejumlah bab yang membahas hal ini misalnya “Cinta=Seks?” atau “Daya Tarik Seksual” atau juga “Kerikil Suami-Istri”.

Cinta memerlukan komitmen. Mungkin kita tahu akan hal itu, tetapi agaknya kita sering mengabaikan atau tidak bersungguh-sungguh mengusahakannya. Bab “Takut Membuat “Komitmen” mengajak kita untuk mengkaji diri sendiri. Di lain pihak, kita bisa belajar dari orang-orang yang menunjukkan komitmen yang sejati. Bab tentang Bung Karno, atau semibiografi Raja Pontas Lumban Tobing, yang merupakan tokoh penting, tetapi terlupakan dalam pertumbuhan Kekristenan di Tanah Batak menggambarkan hal tersebut.
Cinta memang rumit. Cinta memang sulit. Ada banyak motivasi yang melatarbela¬kangi ungkapan atau tindakan cinta itu. Namun, kita tetap harus belajar mencintai dan dicintai. Landasannya adalah Allah, yang sudah hadir dan menyatakan cinta-Nya kepada dunia ini. 

back to top ^
Editorial Review

-




back to top ^
Details
Paperback: 152 pages
Publisher: BPK Gunung Mulia
Edition: 1
Language: Indonesia
ISBN-10: 978-602-231-292-5
ISBN-13: -
Product Dimensions: 21x14x1 cm
Shipping Weight: 220 gr
back to top ^
Table of Content

-

back to top ^
Customer Review
Average rating rating
back to top ^